top down
CLICK TITLE TO READ MORE/AYO GABUNG DI BISNIS ONLINE 100%GRATIS SILAHKAN CLICK BENER DI ATAS

2 Juli 2011

Hegemoni Kristen-Barat dalam Studi Islam di Perguruan Tinggi

Kategori: Buku-buku
Jenis Agama & Kepercayaan
Penulis: Adian Husaini, M. A.
Judul buku: Hegemoni Kristen-Barat dalam Studi Islam di Perguruan Tinggi
Penulis: Adian Husaini
Penerbit: (Gema Insani Press, 2006)

Menggambarkan pemikiran Kristen-Barat telah berkembang dalam studi Islam di Perguruan Tinggi Islam. Sebelum memaparkan persoalan tersebut dengan lebih mendalam, Adian terlebih dahulu menguraikan peran al-Ghazali dalam keilmuan. Mungkin Adian bermaksud untuk menunjukkan bagaimana kajian keilmuan tidak kalah pentingnya dengan jihad fisik.
Biasanya, Imam al-Ghazali yang digelar dengan Hujjatul Islam dikritik termasuk oleh para pengagumnya karena tidak mengumandangkan jihad ketika berkecamuknya perang salib. Sufisme dijadikan faktor utama kesalahan al-Ghazali. Memiliki penilaian yang berbeda, Adian menunjukkan Imam al-Ghazali sebenarnya memiliki peran yang sangat penting dalam perang salib. Al-Ghazali banyak mewarnai pemikiran Syekh Ali ibn Tahir al-Sulami al-Nahwi (1039-1106) penulis Kitab al-Jihad sekaligus tokoh aktif yang menggalang jihad melawan Salibis. Syekh Ali ibn Tahir al-Sulami dalam karyanya Kitab al-Jihad, mengutip banyak pendapat al-Ghazali mengenai Jihad. Selain itu, dalam pandangan Adian, al-Ghazali dengan konsep jihad al-nafs memiliki konsep yang lebih luas dari perang fisik. Salah satu faktor kekalahan kaum Muslim dalam perang salib disebabkan kelemahan spiritual. Al-Ghazali menekankan jihad al-nafs untuk mereformasi spiritual/moral dan intelektual kaum Muslim. Jihad melawan hawa nafsu, melawan kejahatan, di atas jihad melawan musuh. Tujuannya adalah untuk membantu kaum Muslim mereformasi jiwa mereka.
Dengan memaparkan konsep jihad al-nafs al-Ghazali, Adian mungkin juga ingin menyampaikan sangat pentingnya ilmu. Bagaimanapun, ilmu menjadi rancu justru ketika berada dalam Perguruan Tinggi Islam. Disebabkan hegemoni orientalis dalam studi Islam, sebagian civitas akademika Perguruan Tinggi Islam menyadari ataupun tidak, telah mempromosikan pendapat para orientalis. Untuk mendukung pendapatnya, Adian mengemukakan banyak fakta mengenai tulisan sebagian civitas akademika dari Perguruan Tinggi Islam. Mahasiswa dalam Program Studi Tafsir Hadits di Fakultas Ushuluddin dan Filsafat Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah Jakarta, misalnya, yang mengambil mata kuliah “Kajian Orientalisme terhadap al-Qur’an dan Hadits” diharapkan supaya menerapkan kajian orientalis terhadap al-Qur’an dan Hadits. Mahasiswa yang mengambil mata kuliah “Hermeneutika dan Semiotika,” di Fakultas yang sama juga diharapkan dapat menerapkan ilmu Hermeneutika dan Semiotika dalam kajian al-Qur’an dan Hadits. Fakta-fakta tersebut dengan jelas menunjukkan hegemoni orientalis dalam studi Islam. Buku ini bertambah menarik karena Adian juga menelusuri bagaimana pengaruh orientalis mulai masuk dan bertapak dalam Perguruan Tinggi Islam.
Selain hal-hal yang disebutkan di atas, karya Adian juga memiliki berbagai kelemahan, terutama mengenai hal-hal teknis seperti berikut:
Pertama, tulisan Dr. Syamsuddin Arif (hal. 177) dan tulisan Prof. Wan Mohd. Nor Wan Daud (hal. 200) dimuat secara ekstensif. Sebaiknya kedua tulisan tersebut menjadi lampiran karena terlalu panjang ataupun diringkas ataupun dikutip dalam bentuk kutipan langsung. Kedua, banyak referensi yang ditulis dalam teks utama (main text) padahal seharusnya ditulis dalam catatan kaki. (Lihat hal. 110; 111; dll). Ketiga, nama-nama Syamsuddin Arif dan Nirwan Syafrin disebutkan beberapa kali (hal. 110, 115, 177, 251), Namun, kedua nama tersebut tidak tercantum dalam referensi. Keempat, sumber rujukan ditulis dengan tidak lengkap (hal. 251, dll). Kelima, banyak kesalahan dalam menulis nama-nama orang seperti Arkoen (hal. 48), Joseph Sacht (hal. 49, 50), Arthur Jeffry (hal. 49), Chittik (hal. 49), Montgomerry (hal. 49), Mernisi (hal. 50, 51), Niccolo Machavelli (hal. 57), dll. Keenam, inkonsistensi dalam penulisan halaman yang disingkat hlm. (lihat hal. 209) tetapi juga disingkat hal. (lihat hal. yang sama, 209). Inkonsistensi juga menulis tanda baca setelah menyebutkan kota penerbit, setelah Beirut ditulis titik dua ( :) (lihat hal. 2, 4, dll), dan setelah New York ditulis koma (,) (lihat hal. 3, 4, dll).

Terlepas dari beberapa kelemahan yang disebutkan di atas, karya Adian telah berhasil memaparkan persoalan yang serius yang kini sedang terjadi di Perguruan Tinggi Islam. Mungkin karya Adian akan mengantarkan pembaca ke sebuah persoalan lagi yang lebih mendalam, yaitu kajian sumber pemikiran orientalis. Inilah tantangan dalam kajian pemikiran Islam kontemporer.
source: insistnet.com, dengan perubahan seperlunya
Comment from Arief: Buku yg ditulis oleh Ust. Adian Husaini, M. A. ini sebenarnya bukan milik saya, namun saya pinjam dari Perpustakaan Utama UIN Syarif Hidayatullah Jakarta. Setelah saya membaca buku ini, saya menjadi makin tahu apa sebab kampus saya (UIN Syarif Hidayatullah Jakarta -red) menjadi "kacau balau" serta menjadi "Barat oriented".
Yang saya suka dari buku ini adalah hujjah (argumentasi) dari penulis yang benar-benar logis & masuk akal dalam menentang ide-ide dari para tokoh SEPILIS & guru-guru mereka -yang rata-rata orientalis- sehingga kini saya semakin percaya dengan apa yang saya yakini, dan insya Allah makin menguatkan pendirian saya agar tidak terjerumus pada "virus-virus" akidah tersebut.
Semoga karya tulis ini dapat bermanfaat dalam upaya penjernihan kembali ajaran Islam yang saat ini mulai terkotori oleh tangan-tangan para tokoh SEPILIS dan orientalis, serta menjadi satu sarana bagi jajaran decision maker di Departemen Agama, maupun petinggi di UIN/IAIN/STAIN agar dapat mengembalikan Islam sesuai pada tempatnya.


0 komentar:

Poskan Komentar

berilah komentar yang saling mendukung saling menghormati sesama

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

Posting Terbaruku

Jika Artikel Atau Apa Yang Ada Di Blog Ini Bermanfaat Bagi Anda Jangan Lupa Komentarnya!! Di Bawah Ini Atau Di Buku Tamu Yang Ada Di Samping Kanan, Demi kemajuan Blog Ini

Buku Tamu Facebook

SELAMAT DATANG DI BLOG SHERING ILMU JANGAN LUPA KOMENTAR ANDA DI SINI!!
Widget by: Facebook Develop by:http://wwwsaidahmad.blogspot.com/

Entri Populer